Suntik Putih

Suntik Putih

Suntik Putih atau injeksi vitamin c merupakan salah satu cara untuk menjaga agar kulit tetap bersih, bersinar dan cantik. Vitamin c (asam askorbat/ascorbic acid) merupakan senyawa yang memiliki peranan penting dalam pembentukan kolagen yang merupakan bahan dasar kulit, sehingga dengan mengkonsumsi vitamin c secara rutin akan menjaga elastisitas kulit kita. Vitamin c juga memiliki fungsi sebagai anti oksidan yang membantu memperlancar proses metabolisme di hepar, sehingga kadar oksigen dalam darah akan meningkat. Meningkatnya kadar oksigen dalam darah membuat kulit kita menjadi cerah dan terlihat bersih. Selain 2 fungsi di atas, vitamin c sebagai anti oksidan juga mengurangi resiko kanker dan menjaga stamina tubuh. Karena fungsi yang komplit dari vitamin c inilah yang membuat vitamin c ini sangat populer di dunia kecantikan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat injeksi vitamin c :

  1. pasien tidak memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan
  2. pasien memiliki fungsi ginjal yang masih sehat

Seringkali pasien memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap suntik putih merasa kecewa dikarenakan treatment yang mereka jalani sia-sia. Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat treatment suntik putih tidak berhasil:

  1. selama treatment pasien tidak meminimalkan sinar UV yang mengenai kulitnya
  2. setiap kulit individu memiliki batas-batas yang tidak dapat di lewati baik dari segi putihnya dan elastisitasnya. Ukuran warna kulit maksimal terdapat pada lengan bagian bawah atau kulit perut.
  3. pasien tidak patuh terhadap dosis yang dianjurkan.
  4. produk yang digunakan tidak berkualitas (palsu)

Keempat hal di atas sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dari treatment itu sendiri. untuk poin keempat secara garis besar memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. bila berbentuk cairan, maka cairan produk yang kualitas rendah tersebut berwarna agak kekuningan
  2. bila berbentuk serbuk, maka serbuknya agak sukar larut dalam air (di kocok lebih dari sekali baru larut.
Beberapa faktor yang juga berpengaruh terhadap waktu dari treatment sbb:
  1. ketebalan lapisan kulit dari pasien
  2. perawatan kulit bagian luar
  3. intensitas sinar matahari (uv) yang mengenai kulit pasien
  4. radikal bebas yang merusak kulit pasien
semua faktor di atas dapat di atasi dengan treatment yang rutin